Meraih Oase Ketahanan Keluarga Bersama Salimah Sragen
/ Inspirasi
Salimah melahirkan kader perempuan yang loyal, militan, dan memiliki kepedulian sosial tinggi.
Retna Susanti
Ketua PD Salimah Sragen
Kehadiran organisasi kemasyarakatan (ormas) yang memfokuskan diri pada ketahanan keluarga menjadi sangat krusial di tengah dinamika sosial ekonomi Kabupaten Sragen. Salah satu pilar gerakan sosial keagamaan yang secara konsisten menorehkan jejak positif di Bumi Sukowati adalah Pimpinan Daerah Persaudaraan Muslimah (PD Salimah) Kabupaten Sragen.
Sejak terpilih sejak 8 Desember 2025, saya terus berupaya mengukuhkan eksistensi ormas perempuan ini. Dengan 20 Pengurus Cabang (PC) yang sudah terbentuk di 20 kecamatan se-Kabupaten Sragen, kiprah Salimah makin menunjukkan perannya dalam merangkul perempuan sebagai pilar dalam ketahanan keluarga.
Sebagai bagian integral dari ormas perempuan nasional Salimah yang didirikan sejak tahun 2000, PD Salimah Sragen telah berhasil membangun reputasinya melalui digital footprint-nya yang aktif. Organisasi ini menjadi wadah berkumpulnya para Muslimah sekaligus motor penggerak peradaban yang secara nyata berkontribusi dalam mendongkrak kualitas hidup perempuan, mengayomi anak-anak, dan memperkuat fondasi domestik di tingkat lokal.
Merujuk pada khitah perjuangan organisasi pusatnya, PD Salimah Sragen memikul visi mulia berupa ‘Menjadi Ormas Perempuan Pelopor yang Berkontribusi Aktif dalam Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan, Anak, dan Keluarga Indonesia’, khususnya di wilayah Kabupaten Sragen.
Bagi Salimah Sragen, keluarga dipandang sebagai unit terkecil sekaligus fondasi utama dari sebuah peradaban bangsa. Saat kualitas perempuan sebagai madrasah pertama (al-madrasah al-ula) meningkat maka anak-anak akan tumbuh dengan tangguh.
Hasil akhirnya adalah terciptanya masyarakat Sragen yang madani, berakhlak mulia, serta religius. Filosofi inilah yang merembes ke dalam setiap program kerja organisasi, mulai dari tataran kebijakan pengurus daerah hingga implementasi riil di tingkat Pimpinan Cabang (PC) kecamatan.
Manifesto Anatomi Program Kerja Umat
Jejak PD Salimah Sragen menunjukkan bahwa program kerja organisasi ini didesain secara sistematis, terukur, dan menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat secara mendalam. Program yang sebelumnya sudah ada terus berlanjut, disertai dengan inovasi program-program baru.
Pertama, pilar dakwah dan ketahanan keluarga. Salimah Sragen meyakini bahwa edukasi adalah kunci utama perubahan perilaku masyarakat. Demi membentengi unit keluarga dari dampak buruk globalisasi serta ancaman keretakan rumah tangga, organisasi secara rutin menggelar forum edukatif.
Forum edukatif tersebut, di antaranya Forum Silaturahmi Majelis Taklim sebagai wadah konsolidasi literasi keagamaan, Sekolah Pranikah Salimah untuk membekali mental para pemuda sebelum menempuh hidup baru, serta Sekolah Ibu Terpadu Salimah sebagai ruang belajar terarah bagi para ibu dalam mendalami pola pengasuhan Islami serta manajemen konflik domestik.
Kedua, pilar pemberdayaan ekonomi umat. Ketahanan finansial diintervensi karena sering kali menjadi akar dari keharmonisan rumah tangga. Ada Komunitas Entrepreneur Salimah yang melakukan pembinaan berkelanjutan, pelatihan kemasan produk, dan strategi pemasaran digital bagi para pelaku UMKM perempuan agar berdaya secara mandiri.
Selain itu, Koperasi Syariah dan Pembiayaan UMKM. Akselerasi pengembangan koperasi digulirkan secara terstruktur untuk menyelamatkan kaum perempuan dari jeratan rentenir atau pinjaman online ilegal melalui skema pembiayaan berbasis syariah yang mengedepankan prinsip tolong-menolong.
Terdapat pula koperasi yang memberikan pinjaman usaha untuk pelaku UMKM dengan nol bunga. Sebuah gebrakan luar biasa yang patut terus dikembangkan di setiap PC Salimah se-Kabupaten Sragen.
Ketiga, pilar kepedulian sosial dan kemanusiaan. Sisi humanis dari ormas ini terekam sangat jelas melalui berbagai aksi nyata, seperti SELPI, pembinaan anak yatim dan dhuafa, dan respons cepat kebencanaan,
SELPI atau Salimah Preloved Party merupakan program yang dimotori oleh PC Sambung Macan berupa penggalangan donasi baju pantas pakai untuk dijual kembali dengan harga terjangkau bagi masyarakat yang membutuhkan. Hasil penjualan baju digunakan untuk kegiatan sosial kemasyarakatan.
Untuk pembinaan anak yatim dan dhuafa, berupa penyaluran santunan secara berkala. Salimah Sragen juga berkolaborasi dengan lembaga filantropi lokal seperti LAZIS Jateng-Sragen untuk menyalurkan bantuan beasiswa pendidikan hingga menghadirkan acara dongeng Islami yang edukatif bagi anak-anak.
Sementara respons cepat kebencanaan, di antaranya penyaluran air bersih di wilayah terdampak kekeringan serta bantuan sosial lainnya. Gerakan sosial kemanusiaan ini aktif menjangkau wilayah perkotaan hingga kecamatan satelit seperti Sambung Macan, Gemolong, Miri, Kalijambe, Tanon, Plupuh, Mondokan, Sumberlawang, hingga pelosok Sukodono.
Keempat, pilar kesehatan dan lingkungan. Bergerak dinamis di tengah masyarakat melalui Komunitas Perempuan Sehat Peduli Lingkungan, Salimah Sragen aktif mengedukasi warga mengenai pentingnya gaya hidup bersih dan kelestarian alam sekitar.
Beberapa di antaranya kampanye pemilahan sampah organik dan anorganik langsung dari rumah, mendorong penanaman apotek hidup di pekarangan, serta penyuluhan gizi seimbang untuk menekan angka kasus stunting pada anak-anak pedesaan Sragen.
Mekanisme Kerja dan Akselerasi Kolaborasi
Kekuatan utama PD Salimah Sragen terletak pada strukturnya yang mengakar dengan 20 PC di seluruh kecamatan dan tata kelola organisasi yang berbasis syariah serta profesional. Pengurus daerah secara berkala menyelenggarakan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) dan Rapat Pleno untuk mengevaluasi efektivitas program serta memetakan kendala di lapangan.
Kader-kader Salimah Sragen dituntut memiliki mindset sebagai seorang dai atau aktivis sosial. Melalui pelatihan team building, upgrading kapasitas kepemimpinan, dan penanaman prinsip organisasi Islam, Salimah berhasil melahirkan kader perempuan yang loyal, militan, dan memiliki kepedulian sosial tinggi.
Sebagai ormas yang inklusif, PD Salimah Sragen aktif membangun kemitraan strategis dengan Pemerintah Kabupaten Sragen, di antaranya Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3AP2KB); Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK); serta berbagai organisasi profesi dan lembaga amil zakat.
Pada era keterbukaan informasi, Salimah Sragen memanfaatkan media digital untuk akuntabilitas publik, transparansi penyaluran bantuan, serta menyebarkan konten edukatif harian mengenai tips keluarga sakinah.
Mari bersama Salimah Sragen meraih oase ketahanan keluarga.
Editor: Kusnawati
